| HEADLINE |
KPK: Tersangka Kasus Miranda Tak Harus Dicekal
03 Sep 2010 01:09:55
Sejak ditetapkan sebagai tersangka, hingga Jumat (03/09) siang ini, ke 26 politisi yang diduga terlibat kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia belum dicegah untuk luar negeri. Mengapa? Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setiap orang yang dijadikan tersangka memang belum pasti akan langsung dicegah.
|
PDIP: Janggal Penetapan 26 Tersangka Politisi
03 Sep 2010 01:09:22
PDIP terus mempertanyakan penetapan 26 tersangka baru Kasus Miranda, 14 di antaranya dari PDIP. Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini akan mendatangi KPK berkaitan dengan kasussebagai suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom pada 2004 itu.
|
Presiden: Penting Jaga Hubungan dengan Malaysia
02 Sep 2010 09:09:09
Sejarah panjang kebersamaan Indonesia-Malaysia, harus dipelihara. Karena itu, memelihara hubungan baik dengan negara sahabat, apalagi dengan Malaysia, sangat penting. Tentu saja, dengan tidak mengabaikan kepentingan nasional, apalagi jika menyangkut kedaulatan dan keutuhan NKRI.
|
Aburizal; Hormati Asas Praduga Tak Bersalah
02 Sep 2010 09:09:07
Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie berharap semua pihak menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Untuk itu, kepada 26 tersangka baru kasus suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI pada 2004, harus mendapat kesempatan membela diri.
|
|
Kasus HMI, Kapolwiltabes Makassar Dicopot
10 Mar 2010 10:03:52
Ini buntut dari Kerusuhan Makassar, yang menyebabkan Wisma HMI Cabang Makassar rusak berat. Kapolwiltabes Makassar, Kombes Gatta Chaeruddin dan Kapolresta Makassar Timur AKBP Mansyur dicopot dari jabatannya.
Dari informasi yang dihimpun Rabu (10/03), berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR)/193/III/2010 tertanggal 9 Maret 2010, keduanya dicopot dari jabatannya. Gatta dan Mansyur selanjutnya ditempatkan di daerah lain, dengan jabatan baru.
Telegram yang juga ditembuskan ke Kapolda Sulselbar Irjen Adang Rochjana itu ditandatangani DE SDM Irjen Edi Sunarno. Di situ disebutkan, Gatta Chaeruddin akan digantikan oleh Kombes Chaerul Anwar yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri. Gatta akan ditugaskan di Karo Binamitra Polda Jabar.
Kapolresta Makassar Timur, AKBP Mansyur akan digantikan oleh AKBP Totok Lisdiarto yang sebelumnya Kepala Kabin Brimob Polda. Mansyur ditugaskan di Renbinnis-Set Pusbaloks Polri.
Selain itu, Kombes Pol Didik Agus Mintadi, kepala Rumah Sakit Bhayangkara dimutasi ke Kepala Dokter RS Polda Sumatera Utara. Posisi Didik akan diisi AKBP Purwadi yang sebelumnya bertugas sebagai Dokpol di Polda Riau.
Sebelumnya, HMI setempat meminta Kapolda Sulselbar Irjen Adang Rochjana segera dicopot, karena tidak diinginkan lagi di daerah itu. Menanggapi hal itu, jenderal polisi berbintang dua itu, mengaku pasrah. Cuma ia menyesalkan kenapa hal itu bisa terjadi, padahal Adang mengaku sudah bekerja sebaik-baiknya.
mun/bln |
|