NUSANTARA

Kabut Asap Lumpuhkan Penerbangan di Jambi

Sejak Jumat (10/10) hingga Minggu (12/10), aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi lumpuh total a...
OLAHRAGA

HUT Panarganjaya ke 3, Umar Ahmad Buka Turnamen Sepak Bola

Sejumlah klub sepak bola ambil bagian dalam turnamen  Peringatan Hari Ulang Tahun ke 3  Kelurahan Panaraganjay...
JAJAK PENDAPAT
Menurut Anda, prioritas pembangunan Propinsi Lampung 2014 - 2019?
1.Infrastruktur
2.Pendidikan
3.Kesehatan
4.Lapangan kerja
5.Transparansi
6.Reformasi Birokrasi



Hasil jajak pendapat

Bookmark and Share
 
 
Kadis Pendidikan Kota Bandarlampung, Sukarna Wijaya (bln/dok)
29/08/2013 13:40 WIB
Kadisdik Banlam: Tunjangan Sertifikasi Segera Cair

BANDARLAMPUNG News - Kabar gembira bagi guru di Bandarlampung yang sudah dinyatakan sertifikasi. Pasalnya, dalam waktu dekat ini, pemerintah kota (Pemkot) setempat akan membayar tunggakan sertifikasi yang belum terbayar. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya mengatakan, tunggakan sertifikasi yang belum sempat terbayarkan, direncanakan akan dibayar seluruhnya pada triwulan ketiga tahun ini.  

"Ya tunggakan sertifikasi akan dibayar seluruhnya, khusus untuk guru bersertifikasi yang ada di lingkungan Pemkot Bandarlampung, yang jumlahnya sekitar 4500 orang guru," kata Sukarma saat ditemui seusai mengikuti kegiatan peresmian gedung SMKN 7 Bandarlampung, kemarin(28/8).

Akan tetapi, sambung Sukarma, pembayaran sertifikasi sebanyak 10 bulan ini masih mengalami kekurangan dana, karena dana yang dibutuhkan sekitar Rp 71 miliar, dan masih mengalami kekurangan sekitar Rp 1,3 miliar.

Namun, pihaknya berupaya agar pembayaran dilakukan selama 10 bulan sampai bulan september nanti. "Bisa saja diupayakan untuk pembayaran sampai september, tapi semua tergantung kebijakan walikota, karena ini menyangkut dana talangan dari Pemkot," ujarnya.

Diakuinya, saat ini anggaran sertifikasi dari pusat sudah ada. Namun masih kurang, makanya nanti akan dibicarakan dulu dengan walikota. "Mudah-mudahan kekurangan dana 1,3 miliar yang dibutuhkan untuk membayar tunggakan sertifikasi bisa teratasi, dan ini akan disosialisasikan kepada guru sertifikasi pada jumat mendatang," pungkasnya. 
(CR4/R4/bln)