NUSANTARA

Hari Ini, Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakiraan cuaca di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan ...
OLAHRAGA

28 Klub Voli Ikut Turnamen Bupati Cup di Waykanan

Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Waykanan menggelar turnamen Bola Voli Bupati Cup, di Rumah Inspiras...
JAJAK PENDAPAT
Penilaian Anda Atas Prestasi Herman HN Membangun Bandarlampung?
1.Berhasil
2.Cukup Berhasil
3.Kurang Berhasil
4.Lainnya




Hasil jajak pendapat

Bookmark and Share
 
 
Berlian Tihang (bln/dok)
16/06/2011 09:53 WIB
Kota Baru Lampung Sebagai Pilot Proyek Nasional

BANDARLAMPUNG News - Pembangunan Kota Baru Lampung yang rencananya di pusatkan di Jati Agung Lampung Selatan, diharapkan menjadi pilot proyek kota baru di Indonesia, tidak saja sebagai pusat pemerintahan Gubernur Lampung, namun dapat berfungsi sebagai pusat ekonomi dan rekreasi baru, sehingga menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Berlian Tihang, Rabu (15/6) di ruang kerjanya mengatakan, selain kantor Gubernur dan DPRD, di Kota Baru juga akan dibangun pusat bisnis dan hiburan serta akan di bangun rumah adat sesat agung sebagai pusat adat dan budaya Lampung, sehingga nantinya selain sebagai pusat pemerintahan juga tempat wisata yang indah guna mengundang pengunjung.

Di tempat itu, akan  dibangun rumah adat, baik Pepadun maupun Sai Batin yang sangat representative yang bisa digunakan acara acara adat, ujarnya, kemarin.

Mantan Kadis Bina Marga Lampung ini menjelaskan, pembangunan beberapa miniatur yang mewakili Lampung ini nantinya akan menjadi Ikon dari Kotabaru dan diharapkan setiap hari libur masyarakat bisa berlibur ke Kota Baru, untuk itu aktifitas akan berlangsung sampai dengan malam hari dan berlangsung pula pada hari libur.

Nantinya  ketika acara adat berlangsung akan di laksanakan di Kota Baru, baik itu prosesi pemberian adat bagi tamu dan arak-arakan atau begawi sudah bisa memamfaatkan  rumah adat yang mewakili Lampung.

Berlian menambahkan nantinya akan dibuat balai kesenian adat Lampung  di bangun di tengah danau dengan bentuk rumah perahu, dan masjid agung yang megah sehingga nantinya masjid ini pula menjadi pusat pelaksaan prosesi penyelengaraan haji di lampung.

“Ketika penyelengaraan haji, masjid ini berperan sebagai tempat pelatihan manasik haji dan jika ada acara MTQ kita sudah bisa juga berperan untuk sekala Nasional maupun Internasional,” tambahnya.

Daerah sentral akan dibuat seindah mungkin natinya di danau dipusat kesenian ini akan di bangun kafe kafe sebagai pusat jajanan sehingga bisa ramai dan hidup di malam hari, tutur Berlian.
(ris/bln)